Nasionalisme reaktif

“Memanas”… inilah kata-kata yang sekarang menjadi salah satu yang laku untuk diperdagangkan menjadi konsumsi publik di negeri ini. Apa lagi kalau bukan permasalahan kita dengan negara Australia yang saat ini masih cukup tegang akibat adanya informasi penyadapan. Banyak kalangan yang menyayangkan atas apa yang terjadi. hal ini dikarenakan Australia merupakan negara sahabat yang banyak menjalin kerjasama dengan Indonesia. Seharunsya kepercayaan menjadi pondasi dasar yang tidak boleh digoyang salah satunya dengan adanya pemberitaan penyadapan seperti halnya ini.

Tidak sedikit banyak muncul reaksi marah dan geram atas tindakan yang dilakukan oleh Australia dari kalangan rakyat hingga orang nomor 1 yaitu presiden republik Indonesia. Dengan munculnya instruksi dari pemanggilan duta besar hingga melakukan pembekuan sementara atas kerjasama-kerjasama tertentu menjadi bentuk nyata tindakan tegas yang dilakukan oleh pemerintah. Dalam hal ini kekuatan diplomasi menjadi salah satu cara yang dipandang elegan untuk melakukan protes. Selain kegiatan protes tersebut, tidak sedikit pula terjadi demontrasi massa pada kedutaan besar Australia. Tindakan protes ini menjadi salah satu cerminan bahwa masyarakat pun marah dengan tindakan penyadapan yang dilakukan oleh Australia. Tidak dilupakan juga pemberitaan serangan para hacker Indonesia pada beberapa situs yang ada di Australia menambah panasnnya hubungan kedua negara ini.

Sangat jelas bahwa tindakan-tindakan yang dilakukan dari segala elemen negara ini mengarah pada satu tujuan yang jelas. Tujuan yang mengarahkan pada bentuk membela harga diri bangsa. Membela apa yang menjadi martabat negara ini. Merupakan perihal yang natural bagi suatu bangsa jika terdapat suatu serangan atas negerinya maka akan memunculkan reaksi membela yang secara sederhana akan diklaim inilah bentuk nasionalisme terhadap negeri.

Nasionalisme reaktif

Berbicara mengenai sebuah nasionalisme kaitannya dengan keberadaan satu negara, salah satunya dijelaskan oleh White (2001) mengarah pada bentuk pikiran, perasaan maupun perilaku yang menggambarkan seberapa jauh kecintaan terhadap negaranya. Keberadaan nasionalisme ini mendasarkan pada identifikasi terhadap kesamaan baik bahasa, budaya, sejarah hingga teritori. Nasionalisme inilah yang seringkali menjadi motif kuat bagi para individu-individu yang menyatakan protes keras atas tindakan yang dianggap menginjak harga diri bangsa.

Reaksi protes ini sangatlah wajar dan normal dalam konteks nasionalisme. Keberadaan nasionalisme inilah yang dalam realitasnya menjadi keyakinan adanya kami dan mereka. Adanya keengganan untuk menjadikan kelompok sendiri sebagai sasaran tembak bagi kelompok lain karena ancaman eksistensi kelompok sama halnya dengan ancaman eksistensi individu. Pelanggaran yang dilakukan oleh Australia merupakan ancaman bagi semua individu di negeri ini.

Munculnya reaksi terhadap Australia ini sama seperti halnya kita melihat hal yang serupa dan juga ramai diperbincangkan yaitu terkait dengan negeri Jiran Malaysia. Nasionalisme kita tergugah karena sekali lagi negara lain bertindak tidak arif dengan melakukan pelanggaran. Apa sebenarnya yang bisa kita pelajari dari sisi lain permasalahan Australia ini maupun Malaysia? Bagi saya secara pribadi adalah adanya nasionalisme yang reaktif.

Apa maksud dari nasionalisme yang reaktif? Sangat jelas terlihat bahwa perasaan cinta terhadap tanah air kita akan meluap tidak terbendung ketika ada permasalahan dengan negara lain. Kita keras bereaksi dengan sangat mudah berbicara memutuskan kerjasama hingga berani untuk menyatakan perang. Pertanyaan yang kembali muncul apakah kita benar-benar siap untuk melakukan hal tersebut atau memang keberanian ini hanya bentuk reaksi berdasar emosi? Apakah kita sudah bisa mandiri dengan adanya keputusan penghentian kerjasama? Apakah kita siap menghadapi ekses dari suatu keputusan? Apakah nasionalisme hanya bentuk melakukan reaksi atas sebuah aksi?

Nasionalisme aktif

Beberapa pertanyaan sederhana di atas hanya menjadi sebuah perenungan bersama kita semua sebagai elemen negeri ini. Keberadaan akan kasus-kasus gesekan antar negara ini bisa menjadi pembelajaran dalam konteks nasionalisme kita dalam hal ini menjadikan nasionalisme aktif kita menjadi lebih besar atau menyamai nasionalisme reaktif kita.
Nasionalisme aktif kita yang mengarahkan pada perbaikan dan memberikan yang terbaik bagi negeri ini menjadi fokus yang harus terus diperkuat. Menjadikan negeri ini lebih maju dan lebih baik di mata masyarakat internasional menjadi tugas bersama. Tidak perlu menunggu adanya benturan dengan negara lain untuk bisa meningkatkan nasionalisme dalam diri.

Pemerintah dan rakyat harus bisa bersatu menjalankan perannya masing-masing. Peran yang mempunyai tujuan secara jelas. Tujuan menjadikan negeri ini sebagai negeri yang mampu mandiri dan memiliki peradaban yang maju. Dengan pemahaman dan keyakinan yang seperti inilah secara otomatis nasionalisme aktif kita akan menjadikan negara kita memiliki power yang akan disegani oleh negara lain tanpa berani melakukan pelanggaran pada batas teritori kita baik dunia fisik maupun maya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s