Separuh Jiwaku=HP. (Seri “parodi lalu lintas jalanan”)

Sepet…ini adalah bentuk pendapat yang subyektif terhadap salah satu bentuk fenomena para pengendara saat ini. Tidak lain dan tidak bukan salah satunya adalah perilaku menggunakan hand phone saat mengendarai kendaraan di jalanan. Tidak sedikit para pengendara tidak memahami situasi penggunaan HP saat kondisi kendaraan yang masih melaju. Kondisi yang seperti halnya tersebut pada dasarnya melanggar peraturan dan sangat mungkin mendatangkan bahaya baik bagi pengguna hp maupun pengendara yang lainnya akibat bentuk kelalaian yang ada saat menggunakan hp.

Merujuk pada konteks peraturan yang ada terlebih dahulu di dalam pasal 106 undang-undang no 22 tahun 2009 telah dijelaskan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor  di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi. Dijelaskan lebih lanjut bahwa yang dimaksud dengan kondisi “penuh konsentrasi” dalam hal ini adalah setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan kendaraan.

Penekanan tersebut di atas sangat jelas bahwa kondisi penggunaan telepon atau yang sekarang banyak digunakan hp di saat berkendara bisa memberikan pengaruh saat mengemudi yang mana mengurangi konsentrasi dan sangat mungkin mendatangkan kecelakaan. Keberadaan telepon yang dapat menjadi salah satu faktor terjadinya suatu kecelakaan juga dijelaskan oleh Sugano (2005) yang melakukan review terhadap studi-studi mengenai keterkaitan kecelakaan dengan penggunaan telepon saat berkendara. Menurut laporan yang ada digambarkan bahwa mendasarkan pada beberapa studi bahwa penggunaan telepon saat berkendara menjadikan kemampuan di dalam berkendara itu sendiri menurun. Penurunan tersebut diakibatkan telepon pada dasarnya merupakan suatu bentuk pengalihan yang menjadikan kemampuan respon kita menurun. Lebih lanjut, terkait dengan melihat kajian studi yang ada dan dijelaskan berdasarkan statistik bahwa menggunakan telepon saat berkendara memiliki risiko mengalami kecelakan 4 kali dibanding dengan tidak menggunakan telepon saat berkendara.

Jelas sekiranya kalau keberadaan handphone atau telepon ini dalam realitasnya bisa mendatangkan suatu bahaya bagi para pengendara. Akan tetapi, tidak sedikit para pengendara sepertinya tidak mau menyadari akan hal ini. Konsentrasi dalam berkendara sangat dibutuhkan karena berkendara dalam dinamikanya melibatkan para pengendara yang lain. Konsentrasi dalam hal ini seperti telah dijelaskan sebelumnya sangat terkait denan kemampun respon yang ada dalam diri. Konsentrasi pada dasarnya memberikan bentuk kewaspadaan yang seharusnya dilakukan di dalam menjalani suatu kondisi tertentu. Saat konsentrasi kita menurun akibat adanya gangguan yang kita datangkan dengan sendirinya maka kemampuan merespon kita pun bisa menjadi lambat akibat alarm kewaspadaan yang kita miliki secara tidak sadar telah kita turunkan dayanya.

Handphone memang tidak bisa kita elakan untuk era saat ini sebagai belahan jiwa. Belahan jiwa dalam artian handphone memiliki fungsi yang bukan lagi sebagai fungsi komplementer tetapi sudah menjadi kebutuhan primer yang sejajar dengan sandang maupun pangan. Meskipun handphone menjadi kebutuhan primer saat ini akan tetapi etika di dalam penggunaan handphone yang baik dan benar dengan mengarahkan keselamatan saat di perjalanan harus menjadi pertimbangan yang utama. Jangan mau menggadaikan nyawa anda hanya untuk sebuah panggilan maupun sms yang bisa saja anda respon nantinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s